Jumat, 23 Januari 2009

Refleksi 2008: 13 Peristiwa Penting Untuk Diingat Ummat

- Detik berganti menit, berganti jam, berganti hari, kemudian menjadi bulan. Bulan-bulan terlewati, terangkai menjadi setahun. Setahun pun terlewati sudah. Kita telah meninggalkan tahun 2008/1429 H dan memasuki tahun 2009/1430 H. Sepanjang tahun 2008/1429 H banyak peristiwa telah terjadi baik di bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, dan lain-lain. Berikut 13 peristiwa penting untuk diingat ummat sebagai refleksi tahun 2008.

1. Awal tahun baru 2008 dikejutkan oleh munculnya video dari sayap media Al Qaeda, As Sahab. Video berdurasi 50 menit itu menampilkan Adam Gadahn, alias Azzam Al Amriki, mualaf asal Amerika yang kini menjadi pejuang terkemuka Al Qaeda. Video dengan judul An Invitation to Reflection and Repentance ini tentu saja sarat pesan dan propaganda, khususnya menjelaskan kelemahan kebijakan luar negeri Amerika dan peradaban kristen barat serta kekalahan mereka di tangan Islam dan kaum Muslimin.

Klimaksnya, Adam Gadahn yang tampil dengan sorban warna merah dan putih khas Arab itu mengambil paspor Amerikanya dari kantong dada, menunjukkan untuk di close up kamera kemudian merobek-robeknya sebagai bentuk protes atas perlakuan Amerika terhadap tahanan Muslim. Menariknya lagi, dalam video awal tahun itu Azzam Al Amriki menyerukan ancaman kepada Fir'aun abad ini, Bush, agar tidak menyambutnya dengan bunga atau tepuk tangan ketika berkunjung ke Israel , tapi menyambutnya dengan bom. Uniknya, seruan Azzam Al Amriki tersebut 'hampir' menjadi kenyataan di akhir tahun 2008 dengan melayangnya sepatu wartawan Iraq , Al Zaidi ke arah Bush.


2. Peristiwa penting berikutnya adalah munculnya film Fitna besutan politisi liar Belanda, Geert Wilder yang menuai protes di seluruh dunia Islam. Dalam film pendek yang hanya berdurasi 17 menit tersebut Wilder memuat kembali kartun Nabi Muhammad SAW yang dahulu dipopulerkan kartunis Swedia dari urat kabar Jylands Posten.

Banyak hujatan, fitnah, dan ketakutan yang tidak beralasan (Islamophobia) dari sang pembuat film ini, yang juga merupakan anggota parlemen ekstrim kanan Belanda. Rupa-rupanya Wilder tidak senang hati melihat perkembangan Islam yang begitu pesat di negaranya dan Eropa pada umumnya. Wilder sebagaimana kebanyakan orang-orang kafir, takut menerima kenyataan bahwa Islam adalah benar dan rahmat bagi alam semesta. Maka dibuatlah film Fitna.

Wilder dalam hal ini jelas tidak belajar dari kejadian yang menimpa pendahulunya, Theo van Gogh yang tewas dibunuh karena penghinaannya terhadap Islam. Theo van Gogh membesut film Submission yang juga menghina Islam dan akhirnya menuai tikaman dan tujuh kali penembakan.

3. Tepat tanggal 3 bulan Maret 2008 ini, genap 84 tahun sudah kaum Muslimin hidup tanpa syari'ah di tingkat negara (dalam naungan Khilafah Islam). Sudah pasti kehinaan, kesengsaraan, dan penindasan selalu menjadi keseharian ummat Islam akibat tiadanya 'pelindung' utama dalam ummat ini, yakni Khilafah Islam. Bersyukur, aktivitas jihad tidak pernah berhenti (walau belum tegak Khilafah Islam) dan mujahidin seluruh dunia tampil sebagai pembela ummat meski harus mendapat cacian dan hinaan serta tuduhan sebagai teroris dan ekstrimis.

Alhamdulillah, di front terdepan jihad global, syari'at Islam mulai diterapkan di tingkat negara, seperti di Daulah Islam Iraq pimpinan Amirul Mu'minin Abu Umar Al Baghdady, di Imarah Islam Afghanistan , pimpinan Amirul Mu'minin Mullah Muhammad Umar, dan Daulah Islam Kaukasus pimpinan Amirul Mu'minin Dokka Umarov. Kita tidak tahu siapa diantara 'Tiga Umar' ini yang kelak sungguh-sungguh menjadi Amirul Mu'minin untuk seluruh umat Islam sedunia, di bawah naungan Khilafah Islam.

4. Bulan April 2008 menjadi bulan aksi untuk pembubaran Jamaat Ahmadiyah Indonesia (JAI). Aksi dan seruan untuk membubarkan JAI dan Gerakan Ahmadiyah Indonesia dikarenakan keberadaan kelompok Ahmadiyah yang jelas-jelas menyimpang dan menistakan Islam dan umat Islam. Pengikut JAI dan Gerakan Ahmadiyah Indonesia adalah pengikut Nabi Palsu, Mirza Gulam Ahmad yang lahir pada tanggal 15 Februari 1835 M dan meninggal tanggal 26 Mei 1908 M. Selain mengaku nabi dan rosul, Mirza juga mengaku sebagai Imam Mahdi, serta mengaku menerima wahyu, yang disebut dengan Tadzkirah. Dengan kitab 'suci' yang dibuatnya ini Mirza Ghulam Ahmad membai'at murid-muridnya dan mengembangkan sekte sesat dan menyesatkan dengan nama Ahmadiyyah. Saat ini Ahmadiyyah yang masuk di Indonesia sejak tahun 1935 telah mempunyai sekitar 200 cabang, terutama di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Palembang, Bengkulu, Bali, NTB dan lain-lain. Fenomena munculnya nabi-nabi palsu akhir zaman seperti Mirza Ghulam Ahmad, Ahmad Mosadeq, hingga Lia Aminuddin dengan klaim sebagai Al Masih, menerima wahyu dari Jibril a.s. sekaligus mengaku sebagai nabi yang mendapat wahyu menjadi realitas tak terbantahkan akan adanya konspirasi untuk menghancurkan Islam yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam. Pelbagai cerita "mukjizat" biasanya diumbar oleh para nabi palsu ini untuk meyakinkan para pengikutnya. Padahal, bisa jadi "mukjizat" palsu itu sengaja diciptakan oleh musuh-musuh Islam, baik yang nyata maupun tidak.

5. Masih di bulan yang sama (April) tahun 2008, zionis Israel kembali menunjukkan permusuhan abadinya kepada kaum Muslimin Palestina. Sebanyak 7 warga Palestina syahid, termasuk seorang ibu dan keempat anaknya akibat serangan rudal zionis yahudi Israel , anak cucu turunan kera dan babi, di Gaza Utara.

Pada hari sabtu tanggal 26 April, pasukan zionis juga menerobos ke kota Beit Lahiya di utara Jalur Gaza dalam upaya menangkap seorang pemimpin Hamas setempat. Pasukan kufar zionis Israel ini menyerbu ke rumah pimpinan Hamas sekaligus pemimpin Brigade Izuddin Al Qossam, dan berhasil menangkap pemimpin Hamas tersebut, Talat Hassam Marouf, dan menembak putrinya, Mariam, yang berusia 14 tahun.


6. Insiden Monas yang terjadi pada 1 Juni 2008 menjadi peristiwa penting yang harus selalu diingat oleh ummat. Dalam insiden ini terjadi pergumulan dan perlawanan antara al haq melawan al batil. Insiden ini menggambarkan bahwa melaksanakan amar ma'ruf nahi munkar merupakan perbuatan yang tidak mudah dan penuh dengan resiko. Front Pembela Islam (FPI) dan Laskar Islam mencoba menghentikan komunitas "Aliansi Kebangsaan Untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan" (AKKBB) yang mencoba mengadakan acara untuk mendukung kelompok sesat Jamaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) dan Gerakan Ahmadiyah Indonesia .

Dalam peristiwa tersebut bentrokan tidak bisa dihindari antara FPI dan Laskar Islam (mewakili Al Haq) melawan AKKBB dan aliansi sekuler liberalis pluralis (di pihak Al Batil). Pasca kejadian insiden monas, pimpinan FPI Habib Rizieq dan pimpinan Laskar Islam, Munarman harus menerima kedzoliman dijadikan tersangka dan akhirnya ditahan hingga saat ini. Sebuah harga yang tidak murah dari amal mulia amar ma'ruf nahi munkar.

7. Peristiwa ke-8 terjadi pada tanggal 8 Agustus 2008, yakni dibukanya Olimpiade Beijing oleh pemerintahan Cina. Semua mata tertuju ke negeri Tirai Bambu tersebut yang dianggap sukses sebagai tuan rumah pesta olah raga tingkat dunia. Pada saat yang sama, umat Islam yang berada di provinsi Xinjiang mendapatkan penindasan dan kedzoliman yang tiada tara oleh pemerintahan yang sama. 14 Abad yang lalu, pada masa khalifah Utsman bin Affan, diutuslah Sa'ad bin Abi Waqqas ke Cina dengan jarak tempuh sekitar 5000 mil untuk menyebarkan tauhid. Perjalanan ini kemudian dikenal dengan 'jalur sutra', dimana negara-negara yang dilewati tersebut dihiasi dengan dakwah hingga Islam akhirnya menyebar ke setiap bagian Cina. Saat ini populitas umat Islam tertinggi di Cina berada di Xinjiang, Gansu, Ningxia, Yunan dan propinsi Henan dengan jumlah sekitar 150 juta jiwa dengan jumlah masjid sekitar 30 ribu. Sayangnya, antara tahun 1949 dan 1965 rezim komunis Mao membantai 26 juta jiwa ummat Islam di Barat Laut Cina, dan sebagiannya dibiarkan mati kelaparan. Tahun 1964 peraturan pemerintah Cina menggunakan orang-orang muslim di propinsi Xiang untuk percobaan nuklir dan sebagai akibatnya orang-orang di daerah tersebut ditemukan meninggal karena penyakit dan lebih dari 20.000 anak-anak dilahirkan cacat.

Sejak saat ini penindasan dan kedzoliman pemerintahan Cina kepada kaum Musimin tidak pernah berhenti, hingga abad ini. Kebijakan rasisme dan pembunuhan massal terus berlangsung yang dilakukan pemerintah Cina kepada kaum Muslimin di sana . Bahkan di bulan Agustus juga pada tahun 2006 polisi masuk secara paksa ke rumah wanita muslim Aminan Momixi ketika dia mengajar Al Qur'an kepada 37 muridnya. Dia ditahan dan murid-muridnya yang terdiri dari anak-anak yang berusia sangat muda sekitar 7 tahunan juga ikut ditahan.

Olimpiade Beijing 2008 yang dilakukan pemerintahan Cina tidak lain dan tidak bukan adalah kamuflase mereka untuk menutupi fakta sebenarnya kaum Muslimin di Cina yang dianiaya dan didzolimi sepanjang masa.

8. Di bulan Oktober ini Amina Wadud bikin ulah lagi. Wanita berfaham liberal tersebut sebelumnya pernah menggemparkan dunia Islam di tahun 2005, dengan mengadakan shalat jum'at heboh, yang dipimpinnya sendiri dan dihadiri oleh sekitar 100 orang jamaa'ah laki-laki dan wanita di sebuah gereja katedral di Sundram Tagore Gallery 137 Grene Street, New York.

Di bulan Oktober 2008, wanita penulis buku "Qur'an and Woman : Rereading the Sacred Text from a woman's Perspective" , ini kembali menggelar acara serupa, sebuah ibadah yang tidak pernah terjadi selama kurun waktu 1400 tahun dalam sejarah Islam, yakni menjadi imam sekaligus khatib dalam shalat jum'at. Kali ini, Wadud (Mardud) menyelenggarakan Jum'atan heboh di Pusat Pendidikan Muslim di Oxford dengan makmum jamaah laki-laki dan perempuan, dan tentu saja dia pula yang memberikan khutbah singkat pada para jama'ah di aula MEC (Muslim Educational Center) Oxford. Shalat jum'at ala Amina Wadud ini menjadi pembuka konferensi Islam dan feminisme yang digelar di Wolfson College , Oxford .

Agenda tersembunyi Amina Wadud jelas, yakni sebuah serangan peradaban Barat melalui ide feminisme liberal. Upaya Barat untuk meliberalkan Islam ditempuh dengan cara menafsirkan Islam (termasuk hadits) dengan menggunakan kacamata feminisme. Ironisnya, serangan Barat terhadap Islam melalui ide feminisme liberal dan ide-ide sekular lainnya dimaknai sebagai sebuah pembaruan agama. Para penganjur pembaharuan agama masuk melalui pintu pembaharuan fikih sebagai salah satu agendanya. Sejatinya, Amina Wadud telah menghina Islam. Allah SWT menyebut orang yang mencerca Islam sebagai gembong kekafiran yang mana predikat ini tentu lebih buruk dari sekedar kekafiran belaka.

9. Di bulan november ini ada tiga kejadian penting yang menarik perhatian dunia, yang pertama adalah terpilihnya Barack Obama menjadi presiden ke-44 Amerika Serikat. Kejadian ini terjadi pada tanggal 4 November 2008.

Ironisnya, penduduk dunia menyambut terpilihnya Obama ini dengan suka cita, begitu pula dengan sebagian ummat Islam yang tertipu dan tidak mengetahui jati diri Barack Obama yang sebenarnya.

Alhamdulillah, tidak lama berselang, Al Qaeda melalui As Sahab Media mengeluarkan video yang berisi penjelasan dari Hakimul Ummat, Syekh Aiman Az Zawahiri tentang siapa sebenarnya Barack Obama. Video bertajuk Dzahaba Bush wa Majiy Obama secara menarik membandingkan dua karakter yang kelihatannya sama tetapi sebenarnya berbeda, yakni antara Barack Obama dengan Malcom X.

Meskipun Barack Obama dan Malcom X sama-sama berasal dari ras yang sama (negro), dan kedua-duanya juga dikenal sebagai orator ulung, simpatik, penuh kharismatik dan disukai banyak orang, namun keimanan dan pilihan akhir hidup mereka tidaklah serta merta sama. Petunjuk atau hidayah senyatanya adalah hak dan kehendak Allah SWT kepada siapa pun yang dikehendakiNya.

Barack Obama telah memilih untuk menjadi seorang kristen meski dilahirkan dari ayah seorang Muslim. Dia juga telah menunjukkan jati dirinya (Al Wala serta Al Baro) dengan membela mati-matian 'anak emas' Amerika, zionis yahudi dan memusuhi kaum Muslimin Palestina. Barack Obama telah menunjukkan betapa terlahir dari seorang ayah yang muslim bukanlah jaminan untuk kemudian juga menjadi seorang muslim dan berpihak kepada Islam dan kaum Muslimin. Sementara itu, seorang Malcom X yang terlahir dari seorang ayah kristen, namun akhirnya menjadi muslim yang sholeh, dan berjuang untuk tegaknya Islam, bahkan mati ketika memperjuangkan Islam.

10. Kejadian penting kedua di bulan November terjadi lima hari berselang dari terpilihnya Obama, tepatnya pada tanggal 9 November 2008. Trio Mujahid Bom Bali dieksekusi di LP Nusakambangan.

Menjelang siang sebuah sms dari istri Asy Syahid (Insya Allah) Imam Samudra beredar di kalangan masyarakat Muslim. Begini isinya : Bismillah, Saya bersaksi Abdul Aziz bin Syihabuddin bin Nakhail Imam Samudra qudamah SYAHID. Wajahnya bersih baunya harum, belum pernah mencium. Alhamdulillah.

Adik beliau, Lulu Jamaluddin juga bersaksi : "Jenazah kakak wangi sekali waktu dikeluarkan dari peti. Seperti minyak wangi yang sering dipakainya," ujarnya di rumah duka, Lopang Gede, Serang. Sementara itu, kakak Imam Samudra, Khoirul Anwar yang turut memasukan jenazah ke liang lahat begitu terpukau saat melihat sang adik terakhir kali. "Wajahnya seperti anak kecil yang baru saja dapat permen. Seperti bayi yang baru saja dimandikan bidan," katanya. Lebih lanjut Khairul mengatakan, "Wajahnya begitu bahagia dan bersih. Bibirnya tampak senyum."

Sementara itu dari Lamongan, tepatnya di Tenggulun diceritakan bagaimana bau harum semerbak bertebaran dalam ruangan ketika mereka ingin melaksanakan sholat jenazah. "Bau harum semerbak bertebaran dalam ruangan. Kedua mujahid terlihat tersenyum dan wajahnya bersih, sangat bersih, serta jauh lebih tampan. Allahu Akbar!"

Menjelang sore hari, foto-foto mereka semua (Asy Syahid, Insya Allah) menghiasi situs-situs Islam dalam dan luar negeri dan menjadi pembicaraan tiada henti hingga saat ini.

11. Kejadian penting ketiga di bulan November yang juga menarik perhatian di penghujung tahun 2008 adalah Peristiwa Mumbai. Sebuah kelompok yang menamakan dirinya Deccan Mujahidin melakukan serangan yang dimulai pada Rabu Malam, 26 November sekitar pukul 10 setelah membajak kapal nelayan, penyerang dikabarkan langsung masuk kota Mumbai dan menguasai beberapa lokasi yang kerap didatangi warga asing, seperti hotel, café, dan sarana transportasi. Pusat Ibadah Yahudi Rumah Nariman, Hotel Taj Mahal dan


Hotel Oberoi merupakan tiga tempat yang paling diincar pelaku penyerangan yang menggunakan senjata otomatis AK 47, granat tangan, dan bom.

Jumlah korban tewas dalam peristiwa yang berlangsung selama 160 jam tersebut lebih dari 180 orang termasuk belasan polisi Mumbai, warga asing dari AS, Inggris, dan Israel, serta sembilan orang pelaku. Pasukan khusus Indis, atau National Security Guard (NSG) membutuhkan waktu yang cukup lama dan alot untuk akhirnya bisa membebaskan Hotel Taj Mahal yang merupakan tempat terakhir yang berhasil dibebaskan pada Sabtu pagi tanggal 29 November.

Media nasional India menyatakan bahwa mereka menerima faks dari Deccan Mujahidin yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun pemerintah India menolak peryataan tersebut dan menuding kelompok militan Pakistan , Laskhar e-Taiba, yang menjadi dalang di balik peristiwa di kota bisnis dan wisata ternama India itu. Hingga tulisan ini diturunkan belum ada rilis resmi di situs-situs jihad atas nama mujahidin yang bertanggung jawab dalam Peristiwa Mumbai tersebut.

12. The Best Shoes in The World. Demikian Syekh Anwar al Awlaki menjuluki sepasang sepatu yang menjadi insiden terpanas akhir tahun ini, yakni peristiwa 'Sepatu Terbang'. Bahkan dia mengatakan : "Jika ada yang tahu merk sepatu si wartawan itu, tolong informasikan pada kami. Kita semua ingin membelinya, sebagai bentuk solidaritas kita pada saudara kita itu!"

Peristiwa 'Sepatu Terbang' terjadi saat presiden George W Bush melakukan kunjungan perpisahan ke Irak. Dalam konferensi pers bersama perdana menteri boneka Iraq, Nuri al Maliki di kantor perdana menteri di Baghdad itulah seorang wartawan pemberani Muntadar Al Zaidi melayangkan sepasang sepatunya yang menurut Bush berukuran 10 di saat Bush melaporkan perkembangan perang pada masa akhir kepresidenannya.

Sayang lemparan itu meleset. Banyak pihak berharap Bush tidak bisa mengelak dari sepatu terbang tersebut. Ini adalah peristiwa sekali dalam seumur hidup, sebuah kesempatan yang diimpi-impikan, sebuah salam perpisahan yang takkan pernah dilupakan Bush.

Al Zaidi, koresponden Al Baghdadi TV yang berkantor di Kairo itu tidak hanya melemparkan sepasang sepatunya ke Bush dari jarak kurang 7 meter. Dia juga mengatakan "Ini ciuman perpisahan, Anjing Kau. Ini dari para janda, anak-anak yatim piatu dan mereka yang terbunuh di Irak."


Bush dulu pernah berhayal bahwa Amerika akan disambut di jalan-jalan kota Baghdad dengan bunga. Namun, tujuh tahun kemudian, yang diterimanya bukan karangan bunga, namun sumpah serapah dan sepatu terbang.

Bush melalui negara teroris Amerika telah mengeluarkan dana sekitar 567 milyar dollar dan 150.000 tentara yang dikirim ke Irak selama hampir 5 tahun 9 bulan. Kini Bush mulai menyesali atas tindakannya ke Irak, apalagi ketika mengetahui kekalahan pasukannya atas mujahidin Irak.

13. Menjelang tahun baru Islam, umat Islam berduka. Rezim Zionis Israel hari Sabtu (27/12) melakukan serangan besar-besaran ke Jalur Gaza. Rezim penjajah itu mengerahkan pesawat-pesawat tempur jenis F-16 dan helikopter-helikopt er Apache-nya dan membantai warga Gaza yang sudah tak berdaya setelah selama setahun lebih diblokade oleh Israel .

Serangan demi serangan masih terus berlanjut hingga hari ini. Jumlah korban tewas hingga hari ini mencapai 390 orang dan melukai lebih dari 1800 warga Gaza .

Siapapun yang melihat dan menyaksikan kondisi Palestina, Masjidil Aqsha, tempat Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, saat ini, pasti akan bersedih. Agresi dari penjajah kaum terlaknat, yahudi laknatullah, terjadi setiap hari di bumi yang diberkahi tersebut. Kondisi Palestina yang seperti itu telah mewajibkan jihad bagi seluruh kaum muslimin.

Syekhul Jihad, Abdullah Azzam mengatakan bahwa kemuliaan Palestina tidak mungkin kembali hanya dengan ucapan-ucapan saja. Syekh Usamah bin Ladin mengatakan bahwa Amerika tidak akan pernah memimpikan keamanan hingga kami benar-benar merasakannya di Palestina. Syekh Aiman Az Zawahiri, mengeluarkan pesan dengan judul "Palestina merupakan urusan kita dan urusan setiap muslim". Syekh Abu Mush'ab Az Zarqawi mengatakan: "Sesungguhnya kami berperang di Irak sementara mata kami tertuju ke Baitul Maqdis".

Demikian 13 Peristiwa Penting Untuk Diingat Ummat ; Refleksi 2008. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di tahun 2009. Hanya saja, penting bagi ummat, untuk melihat kembali peristiwa-peristiwa yang telah berlalu dan merenung tentang hikmah apa yang ada dibaliknya. Refleksi


adalah salah satu cara untuk menunjukkan rasa syukur kita kepada Allah dan memuji-Nya atas segala rahmat dan pertolongan bagi dien ini di saat-saat sulit. Insya Allah!
Arrahmah Jihad Analysis (SUMBER)

Selasa, 25 Desember 2007

Hukum merayakan natal bagi umat islam? Haram atau Halal!!!

Syabab.Com - Pada bulan Desember ini, tidak sedikit diantara kalangan kaum Muslim yang ikut bersama dalam perayaan hari Natal, padahal Natal merupakan hari raya umat Kristiani. Dengan dalih toleransi, kerukunan dan sebagainya diantara mereka malah melegalkan aktivitas yang haram ini, tanpa lagi melihat bagaimana syariat memandang masalah ini. Bahkan bila tidak ikut natal bersama, kaum Muslim dikesankan tidak toleransi dan tidak membangun kerukunan. Padahal hal ini terkait pada masalah akidah dan ibadah.


Tidak sedikit juga, sebagian kalangan umat Islam ikut serta dalam kepanitiaan Natal Bersama termasuk di dalamnya mengamankan hari Natal tersebut. Bahkan ada indikasi seolah-olah umat Islam senantiasa memberikan teror dan gangguan pada perayaan natal ini. Maka para pemuda Muslim ikut-ikutan ambil bagian untuk mengamankan perayaan natal tersebut. Padahal, kaum Muslim biasa saja tidak terjadi sesuatu apa pun yang membahayakan mereka.

Ada juga sebagian umat Islam yang salah mengartikan bahwa mereka menyangka dengan ikut merayakan Natal bersama dianggap sama dengan merayakan Maulid Nabi Muhammad Saw. Padahal perayaan Natal bagi orang-orang Kristiani merupakan suatu ibadah. Akibatnya terjadilah pencampuradukkan antara akidah dan ibadah kaum Muslim dengan akidah dan ibadah agama lain.

Majelis Ulama Indonseia (MUI) sebagai kumpulannya para ulama Indonesia telah menerangkan keharaman ikut merayakan Natal Bersama. Pada tahun 1982, MUI telah memberikan penjelasan, terutama ketika meneliti kembali ajaran-ajaran agama Islam, antara lain sebagai berikut.

Pertama, bahwa umat Islam diperbolehkan untuk bekerjasama dan bergaul dengan umat agama-agama lain dalam masalah-masalah yang berhubungan dengan masalah keduniaan, berdasarkan al-Quran surat al-Hujurat ayat 13:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوباً وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِي


"Hai manusia, Sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal." (TQS. al-Hujurat: 13)

Juga berdasar al-Quran surat Mumtahanah ayat 8:

لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُم مِّن دِيَارِكُمْ أَن تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

"Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu Karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." (TQS. Mumtahanah: 8)

Kedua, bahwa umat Islam tidak boleh mencampuradukkan aqidah dan peribadatan agamanya dengan aqidah dan peribadatan agama lain, berdasarkan al-Quran surat al-Kafirun ayat 1-6:

"Katakanlah: "Hai orang-orang kafir, Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah. Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku." (TQS. al-Kafirun: 1-6)

Juga berdasar al-Quran surat al-Baqarah ayat 42:

وَلاَ تَلْبِسُواْ الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُواْ الْحَقَّ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

"Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu Mengetahui." (TQS. al-Baqarah: 42)

Ketiga, bahwa umat Islam harus mengakui kenabian dan kerasulan Isa Al-Masih bin Maryam sebagaimana pengakuan mereka kepada para Nabi dan Rasul yang lain, berdasarkan atas al-Quran surat Maryam ayat 30-32:

قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيّاً وَجَعَلَنِي مُبَارَكاً أَيْنَ مَا كُنتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيّاً وَبَرّاً بِوَالِدَتِي وَلَمْ يَجْعَلْنِي جَبَّاراًشَقِيّاً

"Berkata Isa: "Sesungguhnya Aku Ini hamba Allah, dia memberiku Al Kitab (Injil) dan dia menjadikan Aku seorang nabi, Dan dia menjadikan Aku seorang yang diberkati di mana saja Aku berada, dan dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama Aku hidup; Dan berbakti kepada ibuku, dan dia tidak menjadikan Aku seorang yang sombong lagi celaka." (TQS. Maryam: 30-32)

Juga berdasar pada al-Quran surat al-Maidah ayat 75:

مَّا الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ إِلاَّ رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِهِ الرُّسُلُ وَأُمُّهُ صِدِّيقَةٌ كَانَا يَأْكُلاَنِ الطَّعَامَ انظُرْ كَيْفَ نُبَيِّنُ لَهُمُ الآيَاتِ ثُمَّ انظُرْ أَنَّى يُؤْفَكُونَ

"Al masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang Sesungguhnya Telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), Kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat kami itu)." (TQS. al-Maidah: 75)

Juga berdasarkan al-Quran surat al-Baqarah ayat 285:

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللّهِ وَمَلآئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِ وَقَالُواْ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

"Rasul Telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat." (mereka berdoa): "Ampunilah kami Ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali." (TQS. al-Baqarah: 285)

Keempat, bahwa barangsiapa berkeyakinan bahwa Tuhan itu lebih daripada satu, Tuhan itu mempunyai anak Isa al-Masih itu anaknya, bahwa orang kafir dan musyrik, berdasarkan atas al-Quran surat al-Maidah ayat 72:

لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُواْ إِنَّ اللّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُواْ اللّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَن يُشْرِكْ بِاللّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللّهُ عَلَيهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ

"Sesungguhnya Telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al masih putera Maryam", padahal Al masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, Maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun." (TQS. al-Maidah: 72)

Juga pada surat al-Maidah ayat 73:

لَّقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُواْ إِنَّ اللّهَ ثَالِثُ ثَلاَثَةٍ وَمَا مِنْ إِلَـهٍ إِلاَّ إِلَـهٌ وَاحِدٌ وَإِن لَّمْ يَنتَهُواْ عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِينَ كَفَرُواْ مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

"Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan yang Esa. jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih." (TQS. al-Maidah: 73)

Kelima, Bahwa Allah pada hari kiamat nanti akan menanyakan Isa, apakah dia pada waktu di dunia menyuruh kaumnya, agar mereka mengakui Isa dan ibunya (Maryam) sebagai Tuhan. Isa menjawab "tidak". Hal itu berdasarkan atas al-Quran surat al-Maidah ayat 116 - 118:

وَإِذْ قَالَ اللّهُ يَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنتَ قُلتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُونِي وَأُمِّيَ إِلَـهَيْنِ مِن دُونِ اللّهِ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أَقُولَ مَا لَيْسَ لِي بِحَقٍّ إِن كُنتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلاَ أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ إِنَّكَ أَنتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ مَا قُلْتُ لَهُمْ إِلاَّ مَا أَمَرْتَنِي بِهِ أَنِ اعْبُدُواْ اللّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ وَكُنتُ عَلَيْهِمْ شَهِيداً مَّا دُمْتُ فِيهِمْ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنتَ أَنتَ الرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ وَأَنتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ إِن تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ وَإِن تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

"Dan (Ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, Adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah Aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). jika Aku pernah mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan Aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib-ghaib". Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah Aku menjadi saksi terhadap mereka, selama Aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang Mengawasi mereka. dan Engkau adalah Maha menyaksikan atas segala sesuatu. Jika Engkau menyiksa mereka, Maka Sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, Maka Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (TQS. al-Maidah: 116-118)

Keenam, Islam mengajarkan bahwa Allah Swt. itu hanya satu, berdasarkan atas al-Quran surat al-Ikhlas:

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُواً أَحَدٌ

"Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia." (TQS. al-Ikhlash: 1-4)

Ketujuh, Islam mengajarkan kepada umatnya untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang syubhat dan dari larangan Allah Swt. serta mendahulukan menolak kerusakan daripada menarik kemaslahatan. Hal ini berdasarkan atas Hadits Nabi Saw. dari Nu'man bin Basyir:
"Sesungguhnya apa-apa yang halal itu telah jelas dan apa-apa yang haram itu pun telah jelas, akan tetapi diantara keduanya itu banyak syubhat (seperti halal, seperti haram) kebanyakan orang tidak mengetahui yang syubhat itu. Barang siapa memelihara diri dari yang syubhat itu maka bersihlah agamanya dan kehormatannya, tetapi barang siapa jatuh pada yang syubhat maka berarti ia telah jatuh pada yang haram, semacam orang menggembalakan binatang makan di daerah larangan itu. Ketahuilah bahwa setiap raja mempunyai larangan dan ketahuilah bahwa larangan Allah ialah apa-apa yang diharamkan-Nya (oleh karena itu hanya haram jangan didekati)." Dan berdasarkan kaidah ushul fiqh: "Menolak kerusakan-kerusakan itu didahulukan daripada menarik kemaslahatan-kemaslahatan (jika tidak demikian sangat mungkin mafasidnya yang diperoleh, sedangkan masholihnya tidak dihasilkan." (Hadits Dari Nu'man bin Basyir)

Berdasarkan hal tersebut para 'ulama di Indonesia yang mukhlish melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI), melalui komisi fatwanya, yang diketuai oleh K.H. M. Syukri G. dan sekretarisnya Drs. H. Mas'udi di Jakarta pada 1 Jumadil Awal 1401 H atau bertepatan dengan 7 Maret 1981 memutuskan dan memfatwakan, bahwa:

  1. Perayaan Natal di Indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa As. akan tetapi Natal itu tidak dapat dipisahkan dari soal-soal di atas.
  2. Mengikuti upacara Natal Bersama bagi umat Islam hukumnya haram.
  3. Agar umat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah Swt. dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan Natal.


Dengan demikian sangat jelas, keharaman bagi siapa saja kaum Muslim termasuk di dalamnya para tokoh dan pejabat negara haram untuk duduk bersama dalam perayaan Natal Bersama. Lalu mengapa masih ada diantara kaum Muslim yang malah ikut dalam perayaan Kristiani tersebut? Berpaling dari petunjuk di atas berarti berpaling dari ayat-ayat Allah dan merupakan perbuatan penentangan terhadap Allah Swt. yang telah menciptakan alam semesta raya ini. Hanya siksaan yang pedih yang akan menimpanya, naudzu billahi min dalik. Semoga kaum Muslim senantiasa diberikan kekuatan untuk menerima kebenaran dan dijauhkan dari kezaliman. Amin.

Refleksi 2007

Tidak terasa sudah berada di penghujung 2007 tapi belum tampak adanya perubahan dalam negeri ini, targetan-targetan ekonomi negeri ini tak kunjung membaik bahkan menjadi-jadi, semestinya 10 tahun semenjak agustus 1997 kita sudah dapat bangkit lagi dari keterpurukan tapi kok malah ngendok tak bergerak, apa selama ini ekonomi kita di setir dan kita hanya menjadi penumpang yang pasif!! ya kalo gitu buat apa kita pjuangkan lagi ekonomi kita kalo masih aja disetir-setir! Dah dikasih peringatan ama Allah seperti Lumpur Lapindo, Gempa dimana-mana, dan gunung aktif masih aja kita percaya yang takhayul bahkan terkadan Nabi Muhammad diidolakan ke no sekian ya apa jadinya negeri ini, penduduknya aja tidak ada akhlak-akhlaknya, RUU pornografi aja gak jadi-jadi, tapi tempat maksiat pornografi danpornoaksi nambah hari makin banyak dan terang-terangan, mau dikemanain nih wajah-wajah pembesar dan pejabat kita sekarang, Ya jangan mikirin negara terus mikirin juga pemu-pemudi sekarang yang akhlaknya dah dalam keadaan koma, katanya dulu Indonesia itu perkasa kok sama suriah aja di bantai 7-0 Timnasnya mana perkasanya mungkin jamu kuku bima dan extra joss dah kagak bisa naikkin keperkasaan kita tinggal kita aja yang meniatkan.

Sekarang pun masih bingung dah tau yang namanya LDII, Ahmad mosshadeq, Ahmadiyah, Kerajaan eden, dan aliran agama salah kaprah itu dah sesat kok masih dibiarin ambil napas panjang-panjang akhirnya banyak umat-umat yang tak tersesat kini sudah sesat jalan, mana kyai-kyai katanya islam itu pluralisme tapi kalo dah begitu yang mau nanggung sesatnya siapa? Hubungan kita dengan singapura, malaysia, dan negara tetangga kelihatannya seperti anak krakatau atau gunung kelud yang diam-diam menyusahkan ya lihat aja sipadan dan ligitan bali, terus reog ponorogo dan berbagai macam hak-hak kita dah diambil terus buat apa ada pemerintahan dan negara kalo kita ini sifatnya legowo aja mending gak usah ada ndonesia deh...
Semoga aja di 2008 nanti kita tidak menambah rekor keterpurukan kita di Guiness record book tentang masalah ekonomi, korupsi, hak asasi Negara, dsb....!!! pokoknya tinggal usaha dan ikhtiar aja deh.
By : Kadept Syiar RNA Geologi

Senin, 27 Agustus 2007

PMB !!!!!

PMB 2007 penuh cinta itulah slogan yang dibawa oleh pihak BEM Fakultas Teknik tapi benarkah memang penuh cinta . . . . Banyak orang yang meragukan hal tersebut, namun setidaknya itu yang mereka lontarkan kepada maba 2007. Meski kita tahu banyak yang mengatakan bahwa paremeter Teknik memang luar biasa kerasnya, mulai dari adatnya dsb, tetapi itu semua dalam tanda petik. Dan sudah saatnya lah kader-kader nuda teknik harus dibimbing penuh dengan cinta, hal ini bisa menimbulkan sifat positif kedepannya. Ya bukan tidak mungkin perdamaian dunia bisa terwujud dari hal seperti ini, Jikalau kekerasan masih menghinggapi Ospek berarti kita telah menghina sebuah proklamasi yang menyatakan sebuah kebebasan namun disisi lain kita di ajarkan untuk menjajah ...... Sekarang tinggal bagaimana kita bisa bergerak dan mewujudkan sebuah slogan yang semoga hanya bukan semboyan omongan!!!

Sabtu, 11 Agustus 2007

Memperingati Kemerdekaan

Jejak Emas Para Ulama : Bung Tomo Arsitek Pasukan Bom Syahid

Oleh : Redaksi 12 Aug, 07 - 2:32 am

Indonesia mempunyai sejarah yang penuh dengan ulama luar biasa.
Cita-cita sejati seorang pejuang besar, ingin mendidik anak anak muda bangsa menjadi patriot bangsa. Baginya perjuangan tak memiliki arti, bila tak ada generasi penerus yang memiliki jiwa patriot.

Demikian sedikit dari bagian rencana masa depan seorang patriot bangsa yang lahir di Surabaya pada tanggal 3 Oktober 1920, dengan nama Sutomo dan dikenal oleh bangsa ini sebagai Bung Tomo. Sebagai pejuang memang tak henti-hentinya terus memikirkan nasib bangsa. Bung Tomo khawatir jika tak ada generasi penerus yang berjiwa patriot, maka bangsa Indonesia akan hancur dan tentu akan kembali di jajah dalam bentuk lain.
Jiwa patriot yang tertanam dalam dada Bung Tomo, adalah jiwa patriot yang lahir dari kekuatan iman seorang Muslim. Bung Tomo meyakini bahwa berjuang dengan niat ikhlas membela kemerdekaan serta kedaulatan bangsa atas nama Allah, maka tak ada satu pun kerugian yang ia dapatkan. :video

Untuk itulah, saat pemerintah waktu itu dianggap terlalu lambat dalam menghadapi pergerakan Belanda yang membonceng sekutu, Bung Tomo bersama rakyat melahirkan Barisan Pemberontakan Rakyat Indonesia (BPRI), dan sejak 12 Oktober 1945 ia menjadi pucuk pimpinan di BPRI.

Sebagai pejuang yang lahir dari kepanduan, ia telah dibekali pemahaman serta pengajaran agama yang matang. Bung Tomo, memegang teguh prinsip bahwa sebagai seorang pandu dan pejuang bangsa dirinya harus suci dalam perkataan atau pun perbuatan. Bekal inilah yang menjadi pondasi dasar dalam setiap pergerakan perjuangannya, sehingga pekikan Allahu Akbar yang selalu terdengar dalam menyemangati perlawanan pemuda dan rakyat memiliki kekuatan sangat besar dan tak tertandingi.

Kalimat Allahu Akbar, serta semboyan merdeka atau mati syahid, merupakan semboyan yang sangat akrab diteriakkan melalui corong radio. Saat itu hanya ada dua orang besar yang mampu mengobarkan semangat perlawanan melalui pidato-pidato perjuangan, Bung Tomo dan Soekarno.

Kisah-kisah perjuangan yang sangat menarik banyak lahir dalam setiap kali terjadi aksi pertempuran, dan ini bukti dari pertolongan Allah kepada para tentaranya yang rela mengorbankan jiwa dan hartanya demi menegakkan nilai-nilai kebenaran. Sebagaimana yang dialami Bung Tomo dalam satu perang gerilya, bersama pasukannya saat sudah tak bisa lagi berbuat apa-apa karena pesawat Belanda ketika itu telah mengepung dari atas dan tak ada lagi tempat berlindung. Namun atas kebesaran dan kekuasaan Allah, gumpalan awan menutupi Bung Tomo beserta pasukannya yang berada dalam sasaran tembak pesawat-peswat tempur Belanda.

Inilah yang semakin mengokohkan jiwa perlawanan Bung Tomo. Semangat jihadnya terus meningkat, dan ia tanamkan kepada teman-teman seperjuangannya. Termasuk saat terjadi perisitwa 10 November 1945, Bung Tomo adalah penggerak perlawanan rakyat yang didukung oleh ulama-ulama Surabaya kala itu. Untuk itulah sebagai seorang pejuang besar yang bergerak bersama dengan pekikan Allah Akbar, Bung Tomo menjadi orang yang paling diinginkan Belanda. Bagi yang dapat menangkap atau pun membunuh Bung Tomo, Belanda menjanjikan hadiah besar.

Perjuangan kala itu benar-benar membutuhkan pengorbanan yang besar, dan salah satunya adalah pengorbanan jiwa dengan tulus. Di antara tahun 1945-1949, sebagai bentuk lain perjuangan, Bung Tomo membentuk pasukan berani mati, yakni pasukan bom syahid yang siap mengorbankan jiwanya untuk menghancurkan tentara sekutu dan Belanda yang ingin kembali menancapkan kukunya di bumi pertiwi. Suasana revolusi saat itu, benar-benar melahirkan banyak jiwa-jiwa patriot. Sehingga Bung Tomo pun sangat terharu ketika seorang pemuda dengan perawakan lusuh dan datang jauh dari Surabaya, sekadar ingin bergabung menjadi pasukan bom syahid yang siap meledakkan dirinya ke arah tank-tank penjajah.

Pasukan bom syahid yang dibentuk oleh Bung Tomo, adalah pasukan terlatih dan benar-benar ditempa keimanannya. Termasuk pemuda yang telah mengesankan Bung Tomo, ia menjadi bom syahid pertama yang menubrukkan dirinya ke tank Belanda. Dan bersama dengan hancurnya tank tersebut, bersamaan itu pula lahir satu syuhada yang menjadi bunga bangsa dan teladan bagi siapa pun yang mengaku sebagai pejuang bangsa dan agama.

Sebagai seorang pejuang yang berjuang bersama buruh, petani, tukang becak dan rakyat jelata lain, Bung Tomo tetap mempertahankan kehidupan bersahaja, dan tak pernah mau menerima dalam bentuk apa pun fasilitas dari pemerintah setelah revolusi kemerdekaan usai. Bung Tomo tetaplah pejuang yang memikirkan rakyatnya, memikirkan bangsanya. Pengabdian terhadap bangsa dan negara tetap ia teruskan, semua demi satu tujuan dan keyakinan bahwa surga akan menanti di hadapannya.

Tanggal 16 Okotober tahun 1981, setelah melaksanakan wukuf di Arafah dalam rangkaian ibadah haji, Bung Tomo yang dilahirkan sebagai pejuang bangsa menutup usianya di tempat suci dan pada hari yang dimuliakan oleh Allah (Oleh Fadli Rachman/majalah sabili)


Jejak Emas Para Ulama : Bung Tomo Arsitek Pasukan Bom Syahid

Oleh : Redaksi 12 Aug, 07 - 2:32 am

Indonesia mempunyai sejarah yang penuh dengan ulama luar biasa.
Cita-cita sejati seorang pejuang besar, ingin mendidik anak anak muda bangsa menjadi patriot bangsa. Baginya perjuangan tak memiliki arti, bila tak ada generasi penerus yang memiliki jiwa patriot.

Demikian sedikit dari bagian rencana masa depan seorang patriot bangsa yang lahir di Surabaya pada tanggal 3 Oktober 1920, dengan nama Sutomo dan dikenal oleh bangsa ini sebagai Bung Tomo. Sebagai pejuang memang tak henti-hentinya terus memikirkan nasib bangsa. Bung Tomo khawatir jika tak ada generasi penerus yang berjiwa patriot, maka bangsa Indonesia akan hancur dan tentu akan kembali di jajah dalam bentuk lain.
Jiwa patriot yang tertanam dalam dada Bung Tomo, adalah jiwa patriot yang lahir dari kekuatan iman seorang Muslim. Bung Tomo meyakini bahwa berjuang dengan niat ikhlas membela kemerdekaan serta kedaulatan bangsa atas nama Allah, maka tak ada satu pun kerugian yang ia dapatkan. :video

Untuk itulah, saat pemerintah waktu itu dianggap terlalu lambat dalam menghadapi pergerakan Belanda yang membonceng sekutu, Bung Tomo bersama rakyat melahirkan Barisan Pemberontakan Rakyat Indonesia (BPRI), dan sejak 12 Oktober 1945 ia menjadi pucuk pimpinan di BPRI.

Sebagai pejuang yang lahir dari kepanduan, ia telah dibekali pemahaman serta pengajaran agama yang matang. Bung Tomo, memegang teguh prinsip bahwa sebagai seorang pandu dan pejuang bangsa dirinya harus suci dalam perkataan atau pun perbuatan. Bekal inilah yang menjadi pondasi dasar dalam setiap pergerakan perjuangannya, sehingga pekikan Allahu Akbar yang selalu terdengar dalam menyemangati perlawanan pemuda dan rakyat memiliki kekuatan sangat besar dan tak tertandingi.

Kalimat Allahu Akbar, serta semboyan merdeka atau mati syahid, merupakan semboyan yang sangat akrab diteriakkan melalui corong radio. Saat itu hanya ada dua orang besar yang mampu mengobarkan semangat perlawanan melalui pidato-pidato perjuangan, Bung Tomo dan Soekarno.

Kisah-kisah perjuangan yang sangat menarik banyak lahir dalam setiap kali terjadi aksi pertempuran, dan ini bukti dari pertolongan Allah kepada para tentaranya yang rela mengorbankan jiwa dan hartanya demi menegakkan nilai-nilai kebenaran. Sebagaimana yang dialami Bung Tomo dalam satu perang gerilya, bersama pasukannya saat sudah tak bisa lagi berbuat apa-apa karena pesawat Belanda ketika itu telah mengepung dari atas dan tak ada lagi tempat berlindung. Namun atas kebesaran dan kekuasaan Allah, gumpalan awan menutupi Bung Tomo beserta pasukannya yang berada dalam sasaran tembak pesawat-peswat tempur Belanda.

Inilah yang semakin mengokohkan jiwa perlawanan Bung Tomo. Semangat jihadnya terus meningkat, dan ia tanamkan kepada teman-teman seperjuangannya. Termasuk saat terjadi perisitwa 10 November 1945, Bung Tomo adalah penggerak perlawanan rakyat yang didukung oleh ulama-ulama Surabaya kala itu. Untuk itulah sebagai seorang pejuang besar yang bergerak bersama dengan pekikan Allah Akbar, Bung Tomo menjadi orang yang paling diinginkan Belanda. Bagi yang dapat menangkap atau pun membunuh Bung Tomo, Belanda menjanjikan hadiah besar.

Perjuangan kala itu benar-benar membutuhkan pengorbanan yang besar, dan salah satunya adalah pengorbanan jiwa dengan tulus. Di antara tahun 1945-1949, sebagai bentuk lain perjuangan, Bung Tomo membentuk pasukan berani mati, yakni pasukan bom syahid yang siap mengorbankan jiwanya untuk menghancurkan tentara sekutu dan Belanda yang ingin kembali menancapkan kukunya di bumi pertiwi. Suasana revolusi saat itu, benar-benar melahirkan banyak jiwa-jiwa patriot. Sehingga Bung Tomo pun sangat terharu ketika seorang pemuda dengan perawakan lusuh dan datang jauh dari Surabaya, sekadar ingin bergabung menjadi pasukan bom syahid yang siap meledakkan dirinya ke arah tank-tank penjajah.

Pasukan bom syahid yang dibentuk oleh Bung Tomo, adalah pasukan terlatih dan benar-benar ditempa keimanannya. Termasuk pemuda yang telah mengesankan Bung Tomo, ia menjadi bom syahid pertama yang menubrukkan dirinya ke tank Belanda. Dan bersama dengan hancurnya tank tersebut, bersamaan itu pula lahir satu syuhada yang menjadi bunga bangsa dan teladan bagi siapa pun yang mengaku sebagai pejuang bangsa dan agama.

Sebagai seorang pejuang yang berjuang bersama buruh, petani, tukang becak dan rakyat jelata lain, Bung Tomo tetap mempertahankan kehidupan bersahaja, dan tak pernah mau menerima dalam bentuk apa pun fasilitas dari pemerintah setelah revolusi kemerdekaan usai. Bung Tomo tetaplah pejuang yang memikirkan rakyatnya, memikirkan bangsanya. Pengabdian terhadap bangsa dan negara tetap ia teruskan, semua demi satu tujuan dan keyakinan bahwa surga akan menanti di hadapannya.

Tanggal 16 Okotober tahun 1981, setelah melaksanakan wukuf di Arafah dalam rangkaian ibadah haji, Bung Tomo yang dilahirkan sebagai pejuang bangsa menutup usianya di tempat suci dan pada hari yang dimuliakan oleh Allah (Oleh Fadli Rachman/majalah sabili)


Pelarangan Stop Islamisasi

Brussels Larang Aksi Protes Bernuansa Anti-Islam
Oleh : Redaksi 11 Aug 2007 - 5:25 pm

imageimageWalikota Brussels Freddy Thielemans menyatakan melarang rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar kelompok yang menamakan diri mereka "Stop Islamisasi Eropa" (SIOE) pada 11 September mendatang, bertepatan dengan peringatan enam tahun peristiwa serangan 11 September di AS.

Kelompok itu mengumumkan rencana aksi "Stop Islamisasi Eropa" di depan gedung parlemen Eropa pada bulan Juli kemarin. Selain di Eropa, kelompok itu rencananya juga akan menggelar aksi serupa di AS, Kanada dan Australia. SIOE adalah kelompok yang beranggotakan para individu dari seluruh Eropa dengan tujuan tunggal, yaitu mencegah agar Islam tidak menjadi kekuatan politik yang dominan di Eropa.

Kelompok ini menuding bahwa agama Islam telah dijadikan alat untuk menerapkan politik imperialis ala Islam dan mereka menilai bahwa ajaran-ajaran dalam al-Quran tidak sejalan dengan konsep demokrasi. Untuk itulah mereka melancarkan kampanye untuk menghentikan apa yang mereka sebut sebagai "Islamisasi Eropa."

Namun, jauh-jauh hari, walikota Brussels sudah menyatakan melarang rencana aksi kelompok SIOE. Juru bicara walikota Brussels, Nicolas Dassonville menyatakan bahwa aksi tersebut berbahaya bagi kenyamanan publik. "Bahayanya bagi ketertiban umum sangat besar, " kata Dassonville seperti dilansir AFP.

"Komunitas asing yang tinggal di Brussels bisa saja bereaksi atas aksi protes ini, " sambungnya.

Kelompok SIOE dalam pernyataan yang dimuat dalam situs mereka, membalas larangan itu dengan mengatakan bahwa walikota Brussels tidak menyadari secara penuh menyadari apa tanggung jawabnya.

"Sebagai walikota sebuah ibukota di negara Uni Eropa, Anda tidak bisa begitu saja melarang warga negara Eropa mengekspresikan kebebasan konstitusional mereka, " tulis SIOE.

Aparat berwenang di Brussels setiap tahunnya menerima sekitar 500 sampai 600 permohonan izin menggelar aksi unjuk rasa. Dalam kurun waktu lima tahun belakangan ini, hanya enam aksi unjuk rasa yang dinyatakan dilarang. (ln/iol/eramuslim)
---> Di Kutip dari Swaramuslim.com